SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH

SELAMAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL 2026

SELAMAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL 2026 “Bangkit Bersama, Wujudkan Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berprestasi” Keluarga besar SMPN 3 Pekalongan mengucapkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, cinta tanah air, gotong royong, dan semangat belajar demi masa depan Indonesia yang lebih maju. ✨ Mari bersama menjadi generasi yang: 📚 Cerdas dalam berpikir 🤝 Menjunjung persatuan dan toleransi 🌟 Berkarakter dan berakhlak mulia 🇮🇩 Bangga menjadi pelajar Indonesia Teruslah berkarya, berprestasi, dan menginspirasi untuk negeri. Karena masa depan bangsa dimulai dari semangat generasi muda hari ini. 💙 🏫 SMPN 3 Pekalongan “Beriman •Berprestasi • Berkarakter” 📱 Media Sosial: Instagram : @smpn3pekalongan Facebook : SMP Negeri 3 Pekalongan TikTok : @smpn3pekalongan YouTube : SMPN 3 Pekalongan Official #HariKebangkitanNasional #Harkitnas2026 #BangkitBersama #SMPN3Pekalongan #PelajarIndonesia #GenerasiBerprestasi #Berkarakter #SekolahPenggerak #SemangatNasionalisme #CintaTanahAir #PelajarPancasila #IndonesiaMaju #PendidikanIndonesia #SiswaHebat #GuruInspiratif

Jejak Pengabdian Sang Pengawas Pendamping yang Menginspirasi

Kegiatan pelepasan Bapak Teguh Apriyanto, S.Pd., M.Pd. sebagai Pengawas Pendamping di SMPN 3 Pekalongan berlangsung penuh haru dan penghormatan atas dedikasi serta pengabdian beliau dalam membimbing, menginspirasi, dan mendampingi kemajuan sekolah. Selama menjalankan tugas, beliau telah memberikan banyak kontribusi positif dalam penguatan mutu pendidikan, pengembangan guru, serta pembentukan budaya sekolah yang berkarakter. Sebagai bentuk apresiasi dan kenangan atas perjalanan pengabdian beliau, para guru dan keluarga besar sekolah menghadirkan “Jejak Pengabdian” yang dapat diakses melalui tautan berikut: bit.ly/jejakpengadian

Prestasi Membanggakan SMP Negeri 3 Pekalongan: Semangat Juara yang Terus Bersinar

Prestasi kembali ditorehkan oleh siswa-siswi terbaik SMP Negeri 3 Pekalongan dalam berbagai ajang kompetisi tingkat kota. Dengan semangat pantang menyerah, kerja keras, dan latihan yang konsisten, para siswa berhasil membawa nama baik sekolah sekaligus membuktikan bahwa generasi muda SMPN 3 Pekalongan mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang. Tidak hanya di bidang akademik, siswa SMPN 3 Pekalongan juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang olahraga dan seni sastra. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa bakat, disiplin, dan tekad yang kuat mampu mengantarkan siapa saja menuju podium kemenangan. Gemilang di Kompetisi Atletik Pelajar Kota Pekalongan 2026 Kabar membanggakan datang dari ajang Kompetisi Atletik Pelajar Kota Pekalongan 2026 Dua siswi hebat SMP Negeri 3 Pekalongan berhasil meraih prestasi membanggakan dalam cabang lomba lari. 🥇 Ajeng Kusumawati Raih Juara 1 Lari 100 Meter. Siswi dari kelas Ruby ini tampil luar biasa dalam nomor lari 100 meter. Dengan kecepatan, fokus, dan mental juara, Ajeng Kusumawati sukses meraih Juara 1 dan membawa pulang medali emas untuk SMPN 3 Pekalongan. Prestasi ini menjadi hasil dari latihan keras, semangat juang tinggi, serta keberanian untuk terus berkembang dan percaya pada kemampuan diri sendiri. 🥈 Raina Deana Lavina Raih Juara 2 Lari 400 Meter Tak kalah membanggakan, siswi kelas Sapphire 8, Raina Deana Lavina, berhasil meraih Juara 2 pada nomor lari 400 meter. Ketahanan fisik dan semangat pantang menyerah yang dimiliki Raina menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha mencapai impian mereka. Keberhasilan kedua atlet muda ini membuktikan bahwa SMP Negeri 3 Pekalongan terus melahirkan siswa-siswi berprestasi yang mampu bersinar di bidang olahraga. Kreativitas dan Imajinasi yang Menginspirasi Prestasi juga hadir dari bidang literasi dan seni sastra melalui ajang FLS3N 2026 (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional) 🥈 Isabella Tifany Catalin Raih Juara 2 Lomba Menulis Cerpen Siswi berbakat dari kelas Turquoise 8, Isabella Tifany Catalin, berhasil meraih Juara 2 dalam lomba menulis cerpen. Melalui tulisan yang penuh imajinasi, kreativitas, dan pesan inspiratif, Isabella menunjukkan bahwa karya tulis mampu menjadi media untuk menyampaikan ide dan menginspirasi banyak orang. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri karena membuktikan bahwa kemampuan literasi siswa SMPN 3 Pekalongan terus berkembang dan mampu bersaing secara kompetitif. Semangat Juang yang Mengharumkan Nama Sekolah Prestasi membanggakan lainnya diraih oleh Ahmad Farli Romadhon yang sukses meraih Juara 2 dalam ajang Pekalongan Beruni Healthy kategori Pelajar Putra SMP. Dengan penuh semangat dan dedikasi, Farli berhasil menunjukkan performa terbaiknya hingga mampu berdiri di podium juara. Keberhasilan ini menjadi contoh nyata bahwa konsistensi latihan, disiplin, dan keberanian untuk mencoba adalah kunci menuju kesuksesan. Prestasi Adalah Hasil dari Proses Setiap medali, trofi, dan penghargaan yang diraih bukanlah hasil instan. Di balik semua itu terdapat perjuangan, latihan, pengorbanan waktu, dukungan orang tua, guru, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang. SMP Negeri 3 Pekalongan selalu berkomitmen mendukung pengembangan potensi siswa, baik dalam bidang akademik, olahraga, seni, maupun keterampilan lainnya. Sekolah percaya bahwa setiap siswa memiliki bakat dan kesempatan untuk menjadi luar biasa. Prestasi para siswa ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik lainnya untuk terus menggali potensi diri, berani mencoba hal baru, dan tidak takut gagal dalam proses meraih mimpi. Ayo Jadi Generasi Berprestasi! Untuk seluruh siswa SMP Negeri 3 Pekalongan, jangan pernah ragu untuk bermimpi besar. Prestasi tidak hanya dimiliki oleh mereka yang paling hebat, tetapi oleh mereka yang mau berusaha, berlatih, dan terus bangkit saat menghadapi tantangan. ✨ Jadikan setiap latihan sebagai langkah menuju kemenangan. ✨ Jadikan setiap kegagalan sebagai pelajaran untuk tumbuh lebih kuat. ✨ Dan jadikan setiap prestasi sebagai motivasi untuk terus berkembang. Siapa tahu, berikutnya giliran namamu yang terpampang sebagai juara dan kebanggaan sekolah! Terus berkarya, terus berprestasi, dan harumkan nama SMP Negeri 3 Pekalongan di tingkat yang lebih tinggi! 🎉

Libur Sekolah

Tips dan Trik untuk Siswa Saat Guru Memberikan Isyarat Tubuh

Tips dan Trik untuk Siswa Saat Guru Memberikan Isyarat Tubuh
1. Perhatikan ekspresi dan gerakan guru Jangan hanya fokus pada suara guru, tetapi lihat juga gerakan tangan, kontak mata, dan ekspresi wajah karena sering kali itu menjadi tanda penting saat belajar. 2. Segera tenang saat guru memberi tanda “ssst” atau telunjuk di depan bibir Hentikan percakapan dan bantu teman di sekitar ikut tenang agar kelas kembali kondusif. 3. Saat guru menunjuk buku atau papan, langsung arahkan perhatian Biasakan cepat fokus pada sumber belajar yang ditunjuk supaya tidak tertinggal penjelasan. 4. Jika guru mengangkat tangan terbuka, hentikan aktivitas sejenak Itu biasanya tanda agar siswa memperhatikan instruksi penting berikutnya. 5. Pahami acungan jempol sebagai bentuk apresiasi Jadikan motivasi untuk mempertahankan sikap baik, disiplin, dan semangat belajar. 6. Ketika guru membuka tangan ke depan, jangan takut berpendapat Gunakan kesempatan untuk bertanya, menjawab, atau menyampaikan ide dengan sopan dan percaya diri. 7. Balas sikap positif guru dengan sikap yang baik Contohnya mendengarkan dengan sopan, tidak memotong pembicaraan, dan menghargai teman. 8. Latih fokus dan kepekaan di kelas Semakin peka terhadap isyarat guru, semakin mudah memahami pelajaran tanpa harus selalu diingatkan secara verbal. 9. Jadikan isyarat guru sebagai bantuan belajar, bukan teguran Isyarat tubuh membantu kelas menjadi lebih tertib, nyaman, dan menyenangkan untuk semua siswa. 10. Biasakan disiplin tanpa harus sering diperingatkan Jika siswa cepat memahami isyarat guru, proses pembelajaran akan lebih efektif dan harmonis. Semangat menjadi versi terbaik dirimu 🔥💞

PURNAWIYATA PESERTA DIDIK KELAS 9 SMPN 3 PEKALONGAN

 PURNAWIYATA PESERTA DIDIK KELAS 9
TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMPN 3 PEKALONGAN








PENGUMUMAN PPDB Tahun Pelajaran 2024/2025

SMP NEGERI 3 PEKALONGAN
 

BULETIN SEKOLAH

Buletin SPENGA

INOVASI SPENGA

Hallo 

Semangat Pagi Sobat SPENGA. Silakan bisa ceki-ceki Inovasi SMPN 3 PEKALONGAN dengan klik tautan berikut :

 INOVASI SPENGA

APEL PAGI, SENIN 16 OKTOBER 2023

 

APEL PAGI TENTANG TATA TERTIB SEKOLAH, BUDAYA DIGITALISASI SEKOLAH DAN PAMITAN DARI GURU PINDAH TUGAS

 


            Apel Pagi, Senin 16 Oktober 2023 di halaman SMP Negeri 3 Pekalongan, dipimpin oleh pembina apel pagi yaitu Ibu Dianita Rokhmiatining, S.Pd, dihadiri oleh seluruh peserta didik serta Bapak/Ibu guru dan karyawan SMP Negeri 3 Pekalongan.

          

FOTO KEGIATAN APEL PAGI SENIN, 16 OKTOBER 2023

 

 APEL PAGI SENIN, 16 OKTOBER 2023


KAMPANYE OLEH KADER ADIWIYATA

KAMPANYE KONSERVASI AIR,KAMPANYE KONSERVASI ENERGI, KAMPANYE PENGELOLAAN SAMPAH

 


        Pada tanggal 9 Desember 2022, SMP Negeri 3 mengadakan kampanye gerakan PBLHS yang berute di sepanjang Jalan Merak hingga ke Jalan Pasir Kencana yang menempuh jarak 3 KM. Hal ini ditujukan untuk masyarakat sekitar SMP Negeri 3 dengan upaya peningkatan kepedulian terhadap lingkuhan hidup.

  

          Kampanye kali ini, diikuti oleh para kader ADIWIYATA SMP Negeri 3 Pekalongan yang mengusung 3 tema sekaligus di antaranya: Konservasi air, Konservasi Energi dan Pengelolaan Sampah. Dalam narasi singkat para kader adiwiyata yang berjumlah total 80 peserta didik, mereka menyampaikan masing-maisng tema. Salah satu media yang digunakan adalah poster sebagai perantara untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

 


     Kampanye itu diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar SMP Negeri 3 disepanjang jalan merak hingga jalan pantai pasir kencana. Selaian kampanye, para kader adiwiyata juga melaksanakan aksi bersih pantai sebagai bentuk kepedulian lingkungan hidup untuk masyarakat sekitar.

 



 


Dewan Penggalang kegiatan CBC di Deswita Pandansari

Hai Hai....

Mimin Kembali lagi gais, kali ini kegiatan yang mimin sampaikan yaitu kegiatan CBC, apa itu CBC ?

    CBC sendiri adalah pengembangan dari kegiatan sebelumnya yaitu bernama KBO atau Kemah Bakti Osis yang artinya kegiatan tersebut diutamakan untuk mengukuhkan kegiatan Osis sekaligus memperingati hari pramuka Indonesia maka dari itu kegiatanya berjudul KBO dan sekarang berganti nama CBC atau Character Building Camp. Melihat namanya kita bisa sedikit mengetahui arah dan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu membentuk karater/pribadi melalui kegiatan perkemahan, dengan pengertian yang singkat tersebut kita bisa tahu bahwa kegiatan CBC itu bertujuan untuk membentuk karakter yang baru. karena kegiatan ini dilaksanakan oleh kelas 7 yang baru diharapkan sikap-sikap di sekolah SD yang masih menempel dapat dilunturkan dan ditambahkan dengan karakter yang baru agar lebih siap dan kuat menghadapi hambatan yang nantinya bisa dialami selama sekolah SMP. Nah, Kenapa kegiatan ini harus dilakukan di luar sekolah di tempat yang jauh, biasanya seorang manusia akan lebih terlihat survive ketika di luar lingkungannya dan bisa mengetahui bagiamana karakter orang tersebut dengan begitu karakter yang sebenarnya bisa diketahui dan akhirnya bisa ditambahkan dengan pembentukan kharakter yang baru.

    Untuk kegiatan pertama setelah keberangkatan yaitu seluruh siswa dikumpulkan masing-masing kelompok untuk pembagian tenda terlebih daulu agar barang bawaan bisa di taruh dengan rapih, selanjutnya mengikuti upacara pembukaan untuk membuka kegiatan pelaksanaan CBC pada tahun 2022. Setelah kegiatan Upacara Pembukaan selesai langsung dilanjutkan dengan Literasi, nah kegiatan CBC kali in yang baru adalah diisi kegiatan Literasi karena bagaimanapun berliterasi juga dapat menumbuhkan karakter siswa dalam membaca dan memahami tentang hal baru untuk itu kegiatan literasi diisi juga dalam kegiatan CBC karena dapat meningkatkan karakter siswa tersebut

Kegiatan Literasi oleh Kak Ipin

         Kegiatan literasi sekaligus diisi untuk Yel-yel regu yang nantinya akan dinilai untuk mendapatkan hadiah, setelah kegiatan literasi dilanjutkan kegiatan bersih-bersih untuk bersiap kegiatan sholat bersama dan mengaji bersama lalu disambung kembali dengan kegiatan Api Unggun dan pentas seni. Kegiatan Api Unggun adalah kegiatan yang selalu dinanti oleh siswa dalam setiap kegiatan yang berbau kemah karena meskipun kegiatan hanya berupa membakar kayu yang menjadikan timbulnya api besar namun disisi lain memiliki kehangatan dan kedekatan bersama untuk saling bersatu dan menghangatkan. Api unggun berasal dari dua kata yaitu api yang berarti agni, geni, bromo, latu dan unggun yang berarti onggokan kayu atau tumpukan kayu. Api unggun mengandung makna yang mendalam yaitu api yang berkobar menyala yakni semangat yang membara, selain itu panasnya api unggun juga memiliki makna kekuatan dan cahaya memiliki makna petunjuk persaudaraan dan persatuan. Dibawah ini merupakan fungsi dari api unggun :

  1. Alat penghangat ketika dingin
  2. Alat penerangan ketika gelap gulita
  3. Alat pengusir binatang buas di hutan
  4. Alat ketentraman dan kegembiraan
Api Unggun
Latihan Pelafalan Dasa Dharma

            Belanjut kegiatan hari berikutnya yaitu dimulai kegiatan senam pagi, outbond dan ada kegiatan jelajah yang diakhiri dengan kegiatan river tubing, kegiatan yang ditujukan untuk membangun kekompakan, meningkatkan nilai sosial kepada anggota tim untuk meningkatkan kerjasama, saling pengertian dan menghargai orang lain dan bisa meningkatkan kreatifitas serta cara survive dalam menghadapi rintangan, karena dalam kegiatan jelajah disediakan pos-pos yang harus dilalui yang berisi rintangan-rintangan yang harus dipecahkan. Karena tak lupa tujuan kegiatan CBC yaitu untuk membentuk karakter jadi apapun nilai-nilai yang dapat dibangun dalam kegiatan CBC harus dibangun agar nanti setelah selesai kegiatan CBC Peserta Didik mendapat pengalaman baru dan karakter baru yang dapat ditumbuhkan dan ditingkatkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.


River Tubing di Deswita Pandansari

Persiapan Keberangkatan

Proses Keberangkatan

    Sampai disini dulu ya mimin memberikan informasinya, sampai bertemu kembali pada informasi kegiatan berikutnya. Terimakasih kawan-kawan Spenga



Hallo Sahabat Spenga....
Penasaran gak nih dengan gambar foto diatas ?

    Jadi, gambar foto diatas adalah kegiatan yang saat ini sedang dilaksanakan di Smpn 3 Pekalongan, yaitu kegiatan UKBI ( Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia ). Lantas kenapa sih Berhasa itu harus diujikan, ini juga ada hubungannya dengan gerakan literasi karena apa ?, Karena seiring berkembangnya teknologi yang ada kegiatan membaca ataupun berliterasi itu dirasa kurang terutama dalam dunia pendidikan, banyak sekali penelitian yang mengungkapkan tingkat penggunaan teknologi terutama Gagdet untuk anak sekolah belum tepat. karena didalamnya terdapat banyak hal yang sebenarnya belum dapat diemengerti dengan baik oleh anak sekolah yang masih dalam usia Sekolah Dasar ( SD ) maupun Sekolah Menengah Pertama ( SMP ). Maka dari itu sekarang mucul gerakan literasi digital karena untuk mendukung kebermanfaatan penggunaan gadget tersebut menjadi alat yang bisa digunakan sebagai bahan bacaan secara online, kare jike lebih diberdayakan budaya literasi membaca tumbuh maka banyak hal yang nantinya bisa didapat oleh peserta didik selain hanya digunakan untuk bermain game dan tiktok.

    Maka munculah UKBI yang dimana sebagai dukungan juga untuk gerakan literasi digital, karena setelah peserta didik dibudayakan untuk terus berliterasi dan membaca, UKBI adalah Platform yang bisa mengetahui sejauh apa kemampuan mereka dalam mengetahui bahasa terutama yang diuji disini adalah Kemahiran berbahasa Indonesia. 



 Nah, Sekarang kita coba lihat penjelasan UKBI dulu yuk, kira-kira apasih UKBI itu.

Apa itu UKBI?

Untuk menyetarakan bahasa Indonesia agar sejajar dengan bahasa-bahasa besar di dunia, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). UKBI merupakan tes standar untuk mengetahui kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia. Sebagai bangsa yang memiliki bahasa modern yang multifungsi dan memiliki jumlah penutur yang besar, bangsa Indonesia memang harus memiliki sarana evaluasi mutu penggunaan bahasa Indonesia. Tanpa menafikan peran wahana lain, UKBI memiliki fungsi yang amat strategis, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas bahasa Indonesia serta penggunaan dan pengajarannya di dalam dan luar negeri, tetapi juga untuk memupuk sikap positif dan rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap bahasanya.

Penggunaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di masyarakat telah diatur di dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2016 tentang Standar Kemahiran Berbahasa Indonesia. Hak Cipta UKBI tertuang di dalam Surat Pendaftaran Ciptaan Kementerian Hukum dan HAM Nomor 023993 dan 023994 tertanggal 8 Januari Tahun 2004 dan telah diperbarui pada tahun 2011 atas nama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Apakah UKBI Adaptif itu?

UKBI Adaptif merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran yang terendah hingga kemahiran yang tertinggi. UKBI Adaptif dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan pelaksanaan ujinya dilakukan secara daring.

Apa karakteristik khusus UKBI Adaptif?

Setiap peserta akan mendapatkan jumlah soal dan waktu uji yang berbeda sesuai dengan estimasi kemampuannya. Misalnya, saat peserta mengikuti Seksi I Mendengarkan, pada tahap awal peserta uji akan mengikuti satu teslet uji yang berisi lima butir soal. Jawaban peserta atas lima butir soal tersebut akan menentukan jenis teslet uji selanjutnya yang akan diterima peserta uji, apakah dilanjutkan dengan karakteristik soal yang lebih mudah, setara, atau lebih sulit. Pada saat peserta uji berada dalam jenjang teslet yang setara secara berturut-turut selama dua kali, tes berhenti untuk peserta uji yang bersangkutan. Jumlah maksimal teslet uji yang dikerjakan peserta adalah 9 pada Seksi Mendengarkan dengan waktu maksimal sejumlah 30 menit.

Setelah peserta uji selesai mengikuti Seksi Mendengarkan, secara otomatis peserta uji akan diarahkan untuk mengikuti Seksi II Merespons Kaidah. Pola sebagaimana pada Seksi I pun akan berlaku pada Seksi II. Hasil jawaban peserta uji pada teslet uji pertama akan menentukan jenis soal yang akan dikerjakan peserta uji selanjutnya. Waktu maksimal peserta uji pada Seksi ini adalah selama 25 menit dengan jumlah teslet maksimal 5 teslet.

Setelah berhenti pada teslet uji tertentu pada Seksi II, peserta uji akan secara otomatis beralih ke Seksi III Membaca. Pola sebagaimana pada Seksi I dan II pun berlaku pada Seksi III. Jumlah maksimal teslet uji yang dikerjakan peserta adalah 9 teslet pada Seksi Membaca dengan waktu maksimal sejumlah 45 menit.

Penjelasan tentang proses yang dilalui peserta tersebut mungkin tampak lebih rumit daripada apa yang terjadi dan dirasakan oleh setiap peserta saat mengikuti UKBI Adaptif. Karena segala sesuatu berjalan dengan otomatis, setiap peserta tidak akan menyadari proses yang berlangsung berdasarkan algoritma komputer tersebut. Peserta cukup berkonsentrasi penuh untuk menyelesaikan soal yang tersaji dengan apik lalu bersiap mendapatkan sertifikat digital yang secara otomatis pula akan dikirim melalui pos-el atau melalui akun peserta dalam aplikasi. Sertifikat akan ditandatangani oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Selamat menguji diri. Teruji lebih terpuji. Teruji UKBI Bukti Cinta NKRI. ( Source : https://ukbi.kemdikbud.go.id/tentang )




 Itulah yang dapat dijelaskan apasih UKBI itu dan untuk apasih UKBI itu, Makanya pelaksanaan UKBI itu sangat penting untuk pelajar sebagai bentuk rasa cinta tanah air karena masih banyak terdapat bahasa yang tidak banyak diucapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bisa dibilang kita saja pasti belum tau, Yuk Ber UKBI !



 

Hallo Sahabat Spenga semuanya....

Kali ini mimin ingin mengajak kalian dalam keseruan projek yang dilaksanakan di Smpn 3 Pekalongan, Nah seperti yang sudah mimin informasikan sebelumnya bahwa Smpn 3 sedang menjalankan 3 Projek yang akan berlangsung selama 1 Fase yaitu 1 Tahun Pembelajaran.

Banyak sekali keseruan yang berlangsung, untuk pertemuan pertama peserta didik tentunya dikenalkan dengan projek yang nantinya akan dijalankan bersama, selain materi ataupun orientasi kegiatan awal ada juga ice breaking seru yang terus dilakukan agar peserta didik tidak mudah bosan dan kembali fokus pada kegiatan projek yang sedang dijalankan. Nah, mimin ingin menginformasikan bahwa Smpn 3 juga sebelum melaksanakan projek sudah melaksanakan Asesmen Diagnostik baik yang Kognitif maupun yang Non-Kognitif ya kawan karena itu sebagai tolak ukur bagaimana proses pembelajaran untuk yang menjalankan kurikulum merdeka, karena diferensiasi setiap peserta didik pasti berbeda beda untuk itulah asesmen diagnostik ini diadakan karena untuk membantu sejauh apa pemahaman peserta didik tersebut terhadap suatu hal maupun materi yang nantinya akan diberikan. Tapi bukan itu kok yang ingin mimin informasikan, hanya sebagai tambahan saja ya kawan.



Jadi, Smpn 3 saat ini sudah menjalankan projek yang sudah direncanakan matang-matang sebelumnya, nah untuk saat ini sudah berjalan ke pertemuan yg ke-3 dalam minggu ini, banyak sekali kegiatan yang sudah dijalankan  dalam minggu-minggu sebelumnya, Mulai dari menonton video, menyanyikan bersama lagu daerah, mengumpulkan sampah untuk projek maupun kegiatan-kegiatan yang lain pastinya seru dan bisa membangun karakter Profil Pelajar Pancasila karena memang banyak sekali nilai-nilai yang terkandung saat proses projek itu berlangsung diantaranya, Kerja sama, Mandiri, Bertanggung jawab, Kreatif, Bersosialisasi, Saling menghargai pendapat orang lain dan masih banyak lagi karena memang disiapkan untuk membantu meningkatkan kemampuan dan berdeferensiasi. 
 

Projek yang dijalankan di Smpn 3 yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal dan Kewirausahaan 3 tema tersebut menjadi judul projek yang dijalankan yaitu tentang pengelolaan limbah sampah menjadi bank sampah , Mengubah buah mangrove menjadi produk yang bernilai jual diantaranya yaitu sirup buah mangrove dll, ada juga yang berhubungan dengan musik tradisional. projek tersebut diangkat tak lain karena melihat ekosistem terdekat yang bisa menjadikan produk unggulan untuk mengangkat projek yang dijalankan, karena untuk memaksimalkan potensi alam dan lingkungan terdekat. 

Pengumpulan Limbah plastik botol

 

Nah sudah lihat kan beberapa contoh foto kegiatanya, pokoknya seru deh projek yang dijalankan, kalau begitu terus simak postingan terbaru dari mimin ya, See You.......




 Halo Kawan Spenga...

Mimin kembali lagi ingin membagikan informasi kegiatan hari terakhir MPLS nih di Smpn 3 Pekalongan, tak terasa MPLS sudah berjalan sampai dengan hari terakhir, tapi mimin senang sekali artinya akan ada keluarga baru yang bergabung dengan keluarga besar di Smpn 3 yang nantinya akan menjadi alumni dan menjalin ikatan alumni satu angkatan dari Smpn 3 Pekalongan.

Nah, untuk kegiatan MPLS hari terakhir adalah penguatan dan kesepahaman terkait aturan seerta budaya yang berlaku di sekolah kita tercinta agar nantinya bisa dengan cepat diserap oleh Peserta didik baru untuk mengikuti setiap kegiatan yang ada di Smpn 3 Pekalongan, 


Untuk kegiatan sosialisasi kesepahaman yang ada di Smpn 3 Pekalongankali ini di isi oleh beliau Bapak Nugroho Fetriyanto., S.Pd atau biasa disapa Pak Petrik, beliau adalah guru PJOK sekaligus menjadi Waka Kesiswaan yang menangani segala kegiatan yang berhubungan dengan siswa. Beliau sudah cukup lama menjadi Waka Kesiswaan untuk itu beliau sangat paham bagaiamana harus menangani permasalahan yang ada pada tim kesiswaan. 
Sekolah tak lengkap tanpa adanya kegiatan ektrakurikuler yang bertujuan untuk menggali dan meningkatkan bakat dan minat siswa agar lebih unggul dan berprestasi, kali ini untuk sesi penjelasan ekstrakurikuler diisi oleh Bapak Poppy Widora S.Pd yang biasa dipanggil dengan Pak Poppy beliau mengampu mapel Pendidikan Agama islam dan Budi Pekerti ( PAIBK ) , bagi yang belum mengenal pasti terlihat seperti nama seorang perempuan namun beliau adalah seorang laki-laki hanya namanya saja yang terdengar seperti nama seorang perempuan.

                                                                               
Pak Poppy mengisi penjelasan tentang kegiatan ekstrakusikuler yang ada di Smpn 3 Pekalongan, banyak sekali ekstrakurikuler yang ada di sekolah, antara lain Pramuka, Vokal, Musik Tradisional Angklung, Bola Voly, Bola Basket, Pencak Silat, Karate dan masih ada lagi yang lainnya, nah kebetulan Pak Popy juga sebagai pelatih ekstrakurikuler Musik Tradisional Angklung. untuk murid yang dilatih oleh beliau sampai sekarang masih berlatih meskipun sudah lulus dari Smpn 3 Pekalongan, Banyak prestasi yang sudah di peroleh dalam berbagai tingkatan lomba antara lain lomba FLS2N tingkat kota pekalongan berhasil meraih juara 2, dan pernah mengikuti lomba tingkat umum di Transmart yang diikuti oleh berbagai daerah di Jawa Tengah berhasil menyabet juara 3.
Akhirnya telah sampailah pada kegiatan yang terakhir yaitu pelepasan sebagai calon peserta didik di Smpn 3 Pekalongan dan sekarang resmi bergabung menjadi peserta didik di Smpn 3 Pekalongan. kegiatan penutupan MPLS di pimpin oleh Bapak Slamet Supardi yang menjadi Pemimpin Apel dalam upacara penutupan MPLS tahun pelajaran 2022/2023. dan dilakukan penyematan penggantian ID Card sebagai calon peserta didik baru dilepas diganti dengan topi osis Smpn 3 pekalongan yang menjadi tanda telah berakhirnya rangkaian kegiatan MPLS dan siap menjalani kegiatan pembelajaran yang ada di Smpn 3 Pekalongan.

   


Dengan sudah disematkanya topi Osis sebagai simbol sudah resminya peserta didik baru sudah selesai pula rangkaian kegiatan MPLS, tak terasa ternyata tiga hari dilalui begitu cepat. Mimin menyampaikan selamat bergabung dengan keluarga besar Smpn 3 Pekalongan tetap jaga nama baik sekolah dan junjung tinggi prestasi dan nama Smpn 3 pekalongan ya. Tunggu mimin memberikan informasi-informasi terbaru lagi ya kawan, bye bye.

Follow us on Facebook